Jumat, 20 April 2012

School of Volunteers 2012 goes to Yogyakarta


School of Volunteers (SoV) adalah acara dua tahunan yang diselenggarakan oleh Indonesian Future Leaders. SoV 2012 merupakan acara SoV kedua yang diselenggarakan oleh IFL. SoV memfokuskan pada upaya peningkatkan kepedulian pemuda Indonesia terhadap  volunteering. Dalam acara ini, peserta berkesempatan untuk mengetahui lebih dalam tentang apa yang dimaksud dengan volunteering, hal-hal apa saja yang dapat dikonsiderasikan sebagai  volunteering serta bagaimana cara agar mereka dapat berkontribusi di masyarakat melalui volunteering. Acara ini juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk menghadiri workshop yang dapat membuat mereka lebih peduli terhadap isu-isu sosial di sekitar mereka.
Workshop School of Volunteers 2012 Kota Yogyakarta berlangsung pada Sabtu 17 Maret 2012 di Lantai 2 dan 3 Gedung Ismangoen Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada.
Meja Registrasi dibuka jam 07.30 ,meskipun meja registrasi belum saatnya dibuka sejumlah tim peserta School of Volunteers sudah dengan antusias bersiap di dalam Gedung Ismangoen atau di halaman kompleks gedung Ismangoen.
Setelah tim peserta School of Volunteers mengisi daftar presensi di meja registrasi, mereka dipersilakan masuk kedalam Ruang Auditorium Lantai 3 Gedung Ismangoen FK UGM.
Acara dibuka dengan pembukaan dan dilanjutkan sambutan serta perkenalan HIMIKA, IFL, IFL Chapter Yogya, dan Alur School of Volunteers 2012.Setelah semua peserta menerima penjelasan alur School of Volunteers 2012 hingga Kegiatan Volunteering Camp di Jakarta yang bakal menjadi puncak dan tahap final School of Volunteers 2012, seluruh peserta larut dan berbaur dengan peserta dari tim lain dalambalutan games “Perang Dunia” sebagai Ice Breaking.
Memasuki SESI 1, Dr. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si.,Psik. Menyampaikan dengan sangat atraktif materi yang berhubungan dengan permasalahan anak anak di Indonesia. Gaya penyampaian materi yang lembut namun tegas dan materi yang sesuai term of reference berhasil menghidupkan atmosfir di dalam SESI 1 yang terlihat dari antusiasme peserta saat bertanya di sesi tanya jawab yang dibuka di akhir kurang lebih 20 menit sesi 1.
SESI 2 terbagi dalam 4 cluster (Pendidikan, Hak Kemanusiaan, Lingkungan, dan Kesehatan) dan dipisahkan pada 4 ruang kelas berbeda.
Hadir sebagai pembicara pada kluster pendidikan PidiWinata, Direktur Sekolah Pintar Merapi .dr. Sutarman, aktivis BSMI Yogyakarta yang pernah menjadi Sekjen ISMKI, hadir sebagai pembicara kluster kesehatan. Sementara pembicara pada kluster hak kemanusiaan adalah Triyono Hari Kuncoro, kabid Seni dan Budaya BKPRMI DIY yang aktif mendongeng anak anak di berbagai TK. Mengisi sebagai pembicara kluster Lingkungan, Afrizal Rais, Manager Penguatan Kelembagaan WALHI Yogyakarta.
Setelah selesai menggali isu di kluster masing masing, tim peserta School of Volunteers 2012 mendapat materi “How to Make Social Project” , lalu membuat vision board yang kemudian dipresentasikan kepada timfasilitator (PembicaraKluster, 1 IFL Pusat, 1 IFL Chapter Yogyakarta) sebagai bahan penjurian untuk menentukan 8 semifinalis darikota Yogyakarta.

Setelah melalui sesi penjurian, berikut adalah 8 Semifinalis dari kota Yogyakarta:
CLUSTER
NAMA TIM
NAMA PROYEK
Pendidikan
Sincero
SenjaUntukPagi
Right Fighter    Council
Magic Carnaval
ZesZorgen
Negeri 8 Dongeng
HAM
Sunrise
Baloons of Dreams
MudaWijaya
Real Tresno
Lingkungan
Nine Volunteers
Disposal Club
Nespaloka
Go Green Academy
Kesehatan
Hemisfer
BisSahabatGizi


DOKUMENTASI KEGIATAN

Registrasi peserta workshop
 School of Volunteers Jogja
Jaya Addin Linando IFL Jogja
saat memberikan sambutan kepada peserta







Sesi Ice Breaking (Permainan “World War”) oleh Citra IFL Pusat 



                               




                   Sesi1 :Permasalahan Anak Anak di Indonesia
               oleh DR. Indria LaksmiGamayanti, M.Si., Psikolog



                    


Peserta antusias bertanya pada SESI 1













Penyerahan serifikat kepada pembicara SESI 1 oleh Ketua SoV 2012

















Peserta sedang mempersiapkan vision board atas proyek sosialmereka.












                                




















 Peserta sedang mempresentasikan vision board 
dihadapan tim juridan fasilitator















                                 













Suasana pengumuman 8 semifinalis School of Volunteers dari Jogja
                                                         











Ghani Dhyaksa
Project Manager IFL Yogya



Jumat, 17 Februari 2012

School of Volunteers Yogyakarta

Drumroll please... :D
Yay, School of Volunteers is coming to town!
Buat yang belum tahu School of Volunteers aka SoV itu apa, bisa diceritain dikit deh: ini adalah event berbentuk lomba dengan target peserta murid-murid SMA/sederajat. Dalam event ini teman-teman SMA/sederajat dapat mendaftarkan teamnya untuk kemudian berkompetisi membentuk proyek sosial di bawah 4 cluster: Lingkungan, Kesehatan, Hak Asasi, dan Pendidikan.
Apakah terdengar sulit bagi teman-teman? Jangan khawatir, setiap cluster akan dibimbing oleh mentor-mentor yang berpengalaman! Sounds cool, eh? Berkontribusi, berkompetisi, bertemu teman-teman baru :D
Buat info lebih lanjut dan DAFTAR, klik: http://schoolofvolunteers.org

Senin, 13 Februari 2012

Interview: Alit Susanto (@shitlicious)

"Galau itu sebenernya perasaan yang masih mudah buat dikendaliin"

IFLY : Hai Mas Alit, sedang sibuk apa sekarang?
AS : Lagi sibuk mikirin apa yang enak buat disibukin.. Hehehe.. Lagi sibuk nyiapin buku baru nih.. bulan depan terbit.. :D
  

IFLY : Tema kami bulan ini adalah Galau Produktif, kalau menurut Mas Alit sendiri galau itu apa sih?
AS : Galau yang arti sebenernya, atau galau yang udah jadi trend?? Kalo yang udah jadi trend mah galau itu diartiin dengan perasaan gundah gurana, melankolis, dan pengen nangis..
 
  
IFLY : Apa sih yang bikin anak muda jadi galau?
AS : Banyak.. Anak muda sekarang mah apa dikit galau.. Liat mantan jalan ama pacar baru, galau.. Nilai ujian jeblok, galau.. Pulsa abis, galau.. 
  

IFLY : Menurut mas Alit galau itu bisa diklasifikasikan ga?
AS : Bisa dong.. Galau yang dimaksudkan anak-anak sekarang kan ada banyak banget jenisnya.. Tergantung di lingkup apa mereka mengalaminya.. Misal di lingkup percintaan, namanya Galau Asmara.. Di lingkup sekolah/kampus, namanya Galau Akademis.. Di lingkup keuangan, namanya Galau finansial..  



IFLY : Pandangan mas tentang krisis galau anak muda sekarang sendiri bagaimana?
AS : ini sih cuma trend bahasa aja.. ntar juga lama-lama ilang kayak istilah-istilah "Capek deh.." "Telmi.." etc
 


IFLY : Seorang Alit kalo galau biasanya ngapain nih?
AS : Gue pake buat ngetweet-ngetweet yang aneh di twitter.. Misal lagi kangen seseorang yang nggak pernah sadar kalo gue kangen dia.. Gue tweetin aja : "Rindu ini, tak bertuan.."


IFLY : Sebagai penulis, apakah ada hubungannya antara tulisan yg dibuat mas Alit dengan kondisi kegalauan mas Alit saat itu? :D 
AS : Kalo lagi nulis kisah tragis dalam percintaan, mau gak mau penulis harus memposisikan diri sebagai orang yang galau dong. 


IFLY : Kalo ada, mas Alit punya kiat-kiat ga biar galau itu ga mengganggu rutinitas maupun hobi? 
AS : Galau itu kayak lapar.. Kalo pengen lapar nggak mengganggu aktivitas, ya salurkan lah nafsu makan kamu.. begitu juga dengan galau.. salurkan nafsu galau kamu.. dengan curhat ke orang sampe legaaa..


IFLY : Pernah ga sih waktu galau tiba tiba mas Alit dapet inspirasi selain menulis. Misal bikin puisi atau lagu? 

AS : Pernah bikin lagu.. judulnya "Gadisku".. cari aja di blog gue..
  


IFLY : Menurut mas Alit ada tidak manfaat emosi saat kita galau? Mungkin supaya bisa lebih positif. 
AS : dimana-mana emosi itu nggak ada manfaatnya. Kecuali buat Debt collector.. mereka emang perlu emosi biar nasabah mau bayar utangnya..


IFLY : Tahu isilah galau produktif kan? Adakah definisi tersendiri dari Mas Alit?
AS : Galau produktif ya kegalauan yang mampu dikonversikan menjadi sebuah karya yang positif.. Misal lagu, puisi, karya tulis.. :D
 


IFLY : Yang terakhir nih mas, ada tips- tips ga buat para Future Leaders untuk meminimalisasi kegaulan dan mengubah kegalauan itu menjadi galau yg produktif?
AS : Galau itu sebenernya perasaan yang masih mudah buat dikendaliin. Nggak perlu lebay.. Kalo emang lagi galau, ya udah curhatin masalah elo ke orang atau ditumpahin dengan cara positif.. nggak perlu bikin orang lain ilfeel ngeliatnya.. misal ngetweet nomention dengan isi kegalauan yang nyindir-nyindir.. itu bisa bikin orang yang nggak elo maksud jadi ngerasa kesindir.. terus nge-unfollow deh.. :p Mending kegalauan elo dijadiin acuan buat bikin karya-karya positif ajah.. Biar bisa dinikmati orang lain.. ;) 



Minggu, 18 September 2011

Tahap Wawancara Oprec II


Tahap kedua open recruitment II IFL Yogyakarta akan segera dimulai! Berikut ini adalah pembagian gelombang wawancara:

Wawancara
21 September 2011
22 September 2011

Ririn Oktaviani
Firza Sabrina
Erni Rahmayanti
Ofila Irhamna
Marvilika Kurnia Sarnie
Ahmad Ginanjar Firman
Chelvianita Kusnandra
Syarifatul Umam
Nistia Sekar Ningati
Dwi Rizki Septiari
Muhammad Faris Fajri
Muhammad Syaiful Irianto
Aji Bayu Kusuma

Annisa Mutya Rakhmawati
Ayuni Dwi Rakhmawati
Hasinadara Pramadhanti
Anggi Widyastuti
Yolandri Lidya Frederika S.
Susilo Nur Aji
Kartika Novi Ardiantari
Edo Syahputra
Uli Marta
Adinuringtyas Herfi Rahmawati
Raden Sydney Samba Satia
Wega Wisesa Setiabudi
Helmi Tanthawi




Keterangan waktu dan tempat wawancara telah dikirimkan via email. Pada email juga telah dicantumkan bahwa tugas divisi masih kami tunggu untuk dikirimkan ke alamat e-mail IFL selambat-lambatnya pada tanggal 21 September 2011. Memiliki pertanyaan? Silahkan hubungi kami melalui e-mail IFL di indonesianfutureleaders_yogya@yahoo.co.id, di blog ini, facebook kami, maupun via twitter.


Terima kasih banyak atas partisipasinya, future leaders! Semoga sukses dalam mengerjakan tugas divisi, dan sampai jumpa pada tanggal wawancara :)

Jumat, 26 Agustus 2011

Open Recruitment IFL Yogyakarta (part II)

UPDATE:   Tertanggal mulai 18 September 2011, pembagian tahap wawancara dapat dilihat di site ini.


UPDATE:   Tertanggal mulai 1 September 2011, formulir open recruitment IFL Yogya (part II) dapat didownload secara online di site ini.



Selain mengisi formulir secara lengkap, peserta diminta mengumpulkan 1 buah scan/softcopy pas foto (bebas, boleh berwarna ataupun hitam putih). Formulir dan foto dikirimkan ke indonesianfutureleaders_yogya@yahoo.co.id dengan subyek PENDAFTARAN OPREC II paling lambat 11 September 2011.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------




Indonesian Future Leaders Chapter Yogyakarta kembali membuka lowongan bagi teman-teman future leaders sekalian untuk bergabung di organisasi kami! 

Kami tengah mencari tambahan 17 orang untuk staff inti IFL Yogyakarta periode 2011-2013. Bagi teman-teman sekalian yang selama ini memiliki banyak ide dan semangat untuk mengembangkan generasi muda masa kini dan lingkungan sekitar, namun kerap merasa bingung dimana harus menyalurkan ide dan semangat tersebut, ini adalah satu kesempatan bagi Anda untuk menemukan tempat tersebut.

IFL Yogyakarta menyediakan platform bagi generasi calon pemimpin masa depan yang kreatif-solutif untuk turut serta dan berupaya membuat perubahan mulai dari masa kini. Dengan IFL Yogyakarta, teman-teman akan mendapatkan kesempatan berbagi ide bersama berbagai pemuda lain dengan visi yang sama serta ikut merencanakan dan mengorganisir rangkaian kegiatan dan event inovatif bulanan kami. 


Ketentuan
  • Terhitung tanggal 1 September 2011, pendaftar merupakan siswa kelas 10 SMA sampai dengan mahasiswa angkatan 2010 yang sedang menjalani semester empat atau lima. (Hal ini bahwa berarti kami juga menerima mahasiswa angkatan 2010).
  •  Pendaftar berdomisili dan bersekolah di Provinsi DI Yogyakarta.
  •  Pendaftar mengikuti semua tahap seleksi yang telah ditentukan, termasuk mengisi dan mengirimkan semua materi open recruitment (formulir dan tugas divisi) dalam tenggat waktu yang diberikan.
Jadwal dan Sistem Open Recruitment

Kalender Open Recruitment II IFL Yogya (kalender dalam bulan September); klik gambar untuk memperbesar


Pengisian dan Pengumpulan Formulir Online
               Formulir pendaftaran akan dapat didownload secara online di blog ini mulai tanggal 1 September 2011. Para calon peserta diharapkan mengisi lengkap formulir dan mengirimkannya kembali ke email IFL Yogya di indonesianfutureleaders_yogya@yahoo.co.id dengan subyek PENDAFTARAN OPREC II selambat-lambatnya pada tanggal 11 September 2011. (Waktu pengisian dan pengumpulan formulir: 1 September - 11 September 2011)

    Tugas Divisi

              Pada tanggal 12 September 2011 akan kami kirimkan e-mail untuk semua peserta yang telah mengumpulkan formulir, yang berisi hal-hal berikut:
    1. Tema dan ketentuan tugas.
    2. Keterangan mengenai divisi-divisi dalam struktur organisasi IFL Yogyakarta beserta job description tiap divisi.
    3. Tugas divisi: Akan disediakan beberapa tugas yang sejumlah dan sesuai dengan divisi IFL yang tersedia; peserta memilih minimal satu tugas yang akan disediakan sesuai dengan divisi yang diminati. Peserta dapat memilih untuk mengerjakan lebih dari satu tugas jika tertarik ke lebih dari satu divisi.
    Tugas divisi merupakan seleksi Tahap I yang menentukan peserta lolos ke tahap wawancara atau tidak. Tugas divisi dikumpulkan kembali melalui email IFL Yogyakarta paling lambat 16 September 2011.


    Wawancara

          Peserta yang telah lolos seleksi Tahap I (Tugas Divisi) berhak mengikuti seleksi Tahap Akhir (Wawancara). Sesi wawancara akan dibagi ke dalam dua gelombang, yakni;
    1. Gelombang I pada tanggal 21 September 2011
    2. Gelombang II pada tanggal 22 September 2011
     Pada saat pengisian formulir, para peserta akan diminta memilih salah satu gelombang, sesuai dengan kesanggupan kehadiran. Pengumuman nama peserta yang lolos seleksi Tahap I, lokasi dan durasi sesi wawancara untuk kedua gelombang akan diumumkan pada tanggal 18 September 2011 melalui e-mail resmi ke peserta dan melalui site ini.


    Kamis, 25 Agustus 2011

    Pekan Untuk Panti


    Halo Future Leaders!

    IFL Yogya kembali punya agenda seru untuk bulan September. Ya, Pekan Untuk Panti.

    Apa itu? Pekan Untuk Panti adalah agenda berbagi dengan anak-anak yatim piatu penghuni panti asuhan di beberapa daerah di Yogyakarta. Bukan berbagi biasa. Kita tidak hanya datang ke panti, memberi sekedarnya, dan pulang. Tapi kita akan "menetap" selama 3 hari 2 malam. Acara dilaksanakan pada akhir pekan; Jumat, Sabtu, dan Minggu. "Menetap" disini tidak berarti sepenuhnya menginap. Pada Sabtu pagi, kita dibolehkan pulang untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Kita kembali pada Sabtu sore dan melanjutkan kegiatan di Panti sampai Minggu sore (selesai).

    Disana kita akan berbagi tidak hanya dalam bentuk materi, tapi juga pengalaman hidup, kepemimpinan, kepemudaan, isu-isu hangat saat ini, hiburan, apapun yang bisa kita share dengan mereka. Mungkin kita bisa membantu adik-adik disana dalam pelajaran akademis dan non-akademis. Mungkin kita bisa berbagi pendapat tentang apa yang sedang "hits" dengan teman-teman sebaya disana. Apapun yang positif, siapapun yang mau melakukan perubahan, bisa bergabung dengan acara ini :)

    Estimasi biaya yang harus dikeluarkan oleh tiap pendaftar untuk 3 hari adalah sebesar Rp30.000,00 dengan perincian 4 kali makan (@ Rp5.000,00) dan Rp10.000,00 untuk keperluan materi.

    Konsep kegiatan ini dalam bentuk tim. Setiap future leaders yang mendaftar (keterangan pendaftaran ada di poster di atas) akan dijadikan dalam satu tim yang berisi 5 orang. Satu tim ini akan "menetap" di satu panti. Jadi semakin banyak future leaders yang mendaftar, semakin banyak tim yang terbentuk, semakin banyak pula panti asuhan yang dapat terbantu.

    Tertarik untuk melihat kehidupan panti secara lebih dekat? Mari berbagi! Selamat beraktivitas, Future Leaders.




    ps: Untuk keterangan lebih lanjut, contact person, alamat emali, official facebook dan twitter, bisa dibaca di poster di atas.


    Jumat, 05 Agustus 2011

    Kententuan Lomba Rancang Usaha IFL


    Lomba Rancang Usaha (Business Plan)
    IFL Yogyakarta

     Tujuan                                              
    Mendorong generasi muda untuk membangun semangat berwirausaha yang amat dibutuhkan pada masa ini.
    Lomba dimaksudkan sebagai tindak lanjut dari workshop kewirausahaan IFL, dimana para peserta akan medapatkan kesempatan mempraktekkan ilmu dan mental tools berwirausaha yang telah didapatkan dalam sesi workshop.
    Peserta                                               
    terdiri atas tim perwakilan SMK-SMK di Kabupaten Kulonprogo, Sleman, dan Bantul. Tiap tim terdiri atas 4 siswa dari kelas 10, 11, maupun 12 tiap-tiap SMK. Tiap SMK hanya dapat mengirimkan satu tim.
    Timeline                                             
    1-8 Agustus: pengumpulan rencana usaha
    9-12 Agustus: juri memilih 5 besar dari tiap kabupaten. Panitia menyerahkan berkas lomba kepada juri pada tanggal 9 Agustus dan mengambil berkas kembali pada tanggal 12 untuk pentabulasian.
    13 Agustus: pengumuman 15 finalis (5 tim dari tiap kabupaten)
    15 Agustus: final lomba rencana usaha, tiap tim mempresentasikan rencana masing-masing selama max 10 menit, juri diberikan waktu untuk bertanya/mengkritik di akhir tiap presentasi .
    Syarat dan Ketentuan                        
    1. Tiap tim/perwakilan tiap tim telah mengikuti workshop kewirausahaan IFL pada tanggal 28-30 Juli dan telah mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran (terlampir pada surat undangan) pada hari workshop.
    2. Rencana usaha sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku dan tidak melanggar norma kesusilaan.
    3. Rencana usaha harus merupakan karya original tim peserta peserta dan belum pernah memenangkan ajang perlombaan apapun sebelumnya.
    4.Merupakan rencana yang dapat realistis dan dapat dirintis oleh peserta.
    5.tidak ada pembatasan terhadap tema produk/jasa yang akan dirancang.
    6. Rencana usaha diketik dengan font Times New Roman berukuran 12, pada kertas A4 dengan spasi 1,5 dan margin kiri 4, kanan, 3, atas 3, dan bawah 3.
    6. Peserta mengumpulkan rencana usaha dalam bentuk rangkap 4 antara tanggal 1-8 Agustus ke dinas pendidikan tiap daerah.
    Panitia berhak membatalkan pemenang ataupun mengugurkan peserta jika peserta terbukti melanggar salah satu ketentuan di atas.
    Unsur Rencana Usaha                     
    1. Latar Belakang
    2. Tujuan/Target Usaha
    3. Deskripsi Produk/Jasa
    4. Rencana Pemasaran
    5. Proyeksi keuangan
    6. Analisis Resiko Usaha

    Kriteria Penilaian                            
    Tujuan: 10%
    Deskripsi usaha : 20%
    Pemasaran: 40%
    Proyeksi Keuangan: 20%
    Risiko Bisnis: 10%